Friday, March 23, 2012

ANTARA News - Nasional: Pemuda lintas latar belakang Kalbar serukan perdamaian

ANTARA News - Nasional
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Pemuda lintas latar belakang Kalbar serukan perdamaian
Mar 23rd 2012, 19:01

Pontianak (ANTARA News) - Ajakan untuk menjaga kedamaian di Kalimantan Barat terus bergaung di antaranya oleh Kaum Muda Lintas Latar Belakang.

"Kami mengajak dan menyerukan agar Kalbar damai, tanpa kekerasan," kata Hendrikus Adam, di sela diskusi terbuka Kaum Muda Lintas Latar Belakang di depan Gedung Magister Ilmu Sosial Universitas Tanjungpura Pontianak, Jumat.

Kaum Muda Lintas Latar Belakang merupakan wadah informal dari kumpulan individu lintas latar belakang yang menaruh perhatian agar perdamaian dan jalinan silaturahim antarsesama tetap kokoh di bumi Kalbar.

Menurut dia, damai merupakan sebuah proses, bukan hasil akhir sehingga dibutuhkan intensitas, sinergisitas, asa dan komitmen bersama untuk menjaganya hingga melahirkan kondisi harmonis di masyarakat.

Ia melanjutkan, beberapa waktu lalu, fakta bahwa suasana damai warga sedang menghadapi ujian di mana sebagian dirundung kecemasan. Insiden yang menimbulkan ketegangan dan keresahan bagi semua.

"Kami semua terganggu dan resah dengan situasi tersebut karena sejujurnya juga tidak diinginkan banyak pihak. Tidak satupun ajaran keyakinan yang mengajarkan untuk bertindak semaunya dengan cara-cara kekerasan," kata dia menegaskan.

Mereka bersyukur kondisi sudah berangsur kondusif. Namun, lanjut dia, langkah antisipatif perlu terus dilakukan agar kejadian serupa yang dapat mengusik kedamaian tidak terulang.

"Sebaliknya, peran segenap elemen masyarakat untuk memelihara perdamaian dalam realita warga Kalbar yang beragam adalah sebuah keharusan," ujar Hendrikus Adam.

Ia menegaskan, kekerasan versus kekerasan hanya akan membuahkan hasil sia-sia. Sementara, ia mengingatkan, situasi itu sangat mungkin dikelola oleh oknum tertentu yang cerdas membaca situasi dalam sisi lain dengan menjadikannya sebagai peluang.

"Kondisi-kondisi seperti ini baik bila disadari sebagai bagian dari antisipasi. Karena dapat menjadi celah terbuka yang berpotensi mengoyak semangat kebersamaan di dalam keberagaman yang terbangun begitu apik antarwarga saat ini," katanya.

Ia menambahkan, kekerasan adalah tindakan yang tidak produktif untuk terbangunnya kohesi sosial, terlebih dengan begitu gampangnya simbol-simbol identitas diseret di dalamnya.

"Karenanya Ormas dan atau pihak manapun yang melakukan cara-cara kekerasan berarti tidak menginginkan kohesi sosial itu ada dan tindakan ini tentu tidak dibenarkan. Pada sisi ini, peran tegas negara menjadi sangat penting guna memberikan rasa aman bagi warganya," kata aktivis Walhi Kalbar itu. (T.T011/Z002)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

No comments:

Post a Comment